Kasat Reskrim Polres Batubara Menghindar Kedatangan Awak Media

 

BATUBARA, Reportase INC – Awak media mendatangi Kantor Polres Batubara DiLimapuluh Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara Perihal Konfirmasi Laporan Polisi Tentang Dugaan Pemalsuan Surat Yang diduga Dilakukan Oleh Dolitua Sitompul di Polres Batubara Bukti Lapor Nomor STPL/23/II/2020/Batubara yang mana Narasumber dari Pengacara Pelapor Nanda Athasi Arif SH mengatakan Sampai sekarang tidak ada tindak lanjut dari Laporan tersebut dan terkesan di “Peti Es” kan ,hanya laporan Dolitua Sitompul saja yang Ditanggapi.

Ada apa dengan Polres Batubara? terang Arif SH .
Dari Jam 10.48 wib pagi sampai 12.13 wib Siang Kasat Reskrim Feri Kusnadi SH ,MH Enggan Bertemu Awam Media,Jelas jelas sudah di Whatsapp Di Android Nomor xx11xxx8x8x ,Feri Kusnadi SH,MH Menjawab Iya dan Iya ,Sebentar lagi dan Sebentar lagi namun tidak Ada Pertemuan.

Awak media meninggalkan Ruangan Kasat Reskrim dan Masuk Ke ruangan Kapolres Bafubara akan tetapi Kapolres Batubara menyampaikan kepada Ajudannya agar Ke ruangan Kasabag Umum Polres Batubara .

Saat Diruangan Kasabag Umum Batubara ,Awak media Menjelaskan Tugas Fungsi Profesional Sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999.N Siagian sebagai Kasabag Umum Mendengarkan Konfirmasi Perihal Laporan Nanda DiPolres Batubara Pada bulan November 2019 seakan akan Pengaduan Nanda Athasi dibekukan?Karena Tidak ada nya Tupoksi N Siagian.

Menjawab,Beliau Menelpon Kasat Reskrim Feri Kusnadi SH MH.dan jawaban nya “Sudah Berdamai DiPolsek Limapuluh” mengapa terjadi Perdamaian Dipolsek Limapuluh. Awak Media juga mengatakan Konfirmasinya Perihal Laporan Dolitua Sitompul yang DiPolsek Limapuluh dilimpahkan KePolres Batubara dan Kejaksaan Negeri Batubara,terkesan ditanggapi tetapi Mengapa Pengaduan Nanda Athasi tidak digubris ?dan Dikatakan Sudah berdamai??Ada apa dengan Polres Batubara.

Sementara saksi yang meringankan dari pihak Nanda Athasi Irvan Efendi tidak dipanggil.Tak bisa menjawab Kasabag Umum N Siagian meminta maaf kepada awak media berhubungan Polres Batubara adakan Press Liris.
Dilain Tempat Narasumber Arif SH sekaligus Pengacara dari Nanda Athasi mengatakan kepada Awak Media. Sangat disayangkan Kinerja Polres Batubara yang mana Laporan Klien nya tidak ditanggapi seakan membeku dan SP2HP tidak pernah diberitahukan kepada Pelapor ,Jelas jelas Dolitua Sitompul yang dilaporkan sudah merekayasa isi tulisan di Kwintasi hal ini juga sudah digelar perkara eksternal diPolda Sumatera utara hasil Laboratorium Forensik menjabarkan Isi Dari Kwintansi ada perubahan Penulisan Jumlah Uang yang dari 110.000.000 juta berubah angka menjadi 410.000.000 dan penambahan tulisan huruf bilangan serta tempat dan tanggal dan saksi saksi.sungguh sangat disayangkan Kinerja Polres Batubara yang diduga tidak profesional dalam melaksanakan Tugas Negara untuk Masyarakatnya.

Baca :  FKPRM: ESDM Nyatakan Usaha Tambang di Bondowoso Belum Mempunyai IUP OP

Arif SH sangat Memohon ,Meminta Kepada Presiden RI Ir Joko Widodo dan Kapolri agar Memerintahkan Anggota Anggota Turun Ke Kabupaten Batubara Terkhusus Lingkungan Polres Batubara agar Diperiksa Kinerja Polres Batubara Dan Menanggapi Pengaduan Nanda Athasi yang dari Tahun 2019 sampai 2021 tidak ada titik terangnya.Ucap Arif SH.
(Syam Hadi Purba Tambak)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *