Kawal Sidang Lanjutan UU Ciptakerja, FSPMI Jember Gelar Aksi Damai dan Virtual

 

JEMBER, Reportase INC – Mengawal sidang uji formil UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi (MK), Federasi Serikat Pekerjaan Metal Indonesia (FSPMI) menggelar Aksi Damai dan Virtual yang di gelar di depan halaman PT. Indomarco Prismatama Yang beralamat di Jln. Pier Tendean No. 99A Sumbersari, Kabupaten Jember. Kamis (21/10/21).

Sidang yang berkelanjutan saat ini yaitu mendengarkan keterangan saksi dari DPR, Seperti yang kita ketahui bersama bahwa FSPMI Jember salah satu dari peserta yang ikut dalam intruksi DPP untuk melakukan pengawalan Sidang UU Cipta Kerja dengan melalui virtual.

Adapun tuntutan diantaranya :
1. Batalkan UU Cipta Kerja Karna menyengsarakan kaum buruh di tengah pandemi COVID-19.
2. Cegah Ledakan PHK.
3. Berlakukan UMSK 2021.
4. Bayarkan Upah lembur para pekerja/buruh yang terbukti telah melebihi jam kerja normal (40 jam/minggu) terhitung selama ada hubungan kerja.
5. Hentikan segala bentuk eksploitasi terhadap seluruh pekerja/buruh, dengan menerapkan sistem kerja 40 jam/minggu, selebihnya harus dibayar lembur
6. Hentikan segala bentuk diskriminasi, baik dalam bentuk surat peringatan (SP) dan mutasi.
7.Hentikan larangan kepada pekerja/buruh untuk menjalankan kegiatan beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya.

Nofi Cahyo H, Selalu Konsulat Cabang FSPMI Jember menekankan kembali dalam orasinya didepan kantor indomarco prismatama “Kami menuntut kepada pemerintah Kabupaten Jember untuk merekomkan UMK dan UMSK tahun 2021 – 2022, jangan sampai UMK tidak naik seperti tahun 2021”.

“Bayarkan Upah lembur karyawan sesuai dengan Surat Panggilan Dinas Tenaga Kerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur,” katanya

Lanjut Nofi, ” Hentikan larangan pekerja/buruh hususnya karyawan toko melaksanakan beribadah Sholat jum’at. Dengan bukti salah satu anggota Toko menutup toko untuk melakukan  sholat jum’at di kenakan sangsi Surat Peringatan”, tegasnya
(Alex)

Baca :  Konflik Bupati Jember Dengan DPRD, Sekdaprov Jatim : Bupati Masih dalam Proses Penyelidikan

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *