Manajemen PTPN IV Kebun Bukit Lima Laporkan Pencurian TBS di Areal Replanting ke Poldasu

 

SIMALUNGUN , Reportase INC – Akhir-akhir ini kabar yang merebak diberitakan salah satu media online bahwa adanya indikasi Manajemen Kebun Bukit Lima sengaja menutup-nutupi dan bersekongkol terkait pencurian TBS diareal replanting Afdeling IV Bukit Lima.

Hal tersebut dibantah oleh Manajer Kebun Bukit Lima yang saat ini dijabat oleh Julfilar Damanik. Saat dikonfirmasi, beliau mengatakan bahwa, Manajemen telah melaporkan perihal pencurian TBS areal replanting Afdeling IV ke APH Polda Sumut dengan bukti STPL dengan pelapor Niko Septian Fazilla yang menjabat Asisten Afdeling IV.

“Saya tetap bertindak tegas kepada Karyawan yang sengaja melakukan perbuatan merugikan perusahaan, apalagi melakukan pencurian TBS walaupun pada areal replanting yang memang masih dapat dimanfaatkan hasilnya guna menambah produksi Kebun Bukit Lima,” tegas Manajer Julfikar Damanik.

Pemberitaan terkait mutasi kerja Mandor I, Budiman Manurung menurut Manajer Kebun Bukit Lima tidak ada hubungannya dengan masalah pencurian TBS. Mutasi kerja dilakukan sesuai prosedur dan kebutuhan tenaga yang ditempatkan perusahaan dan Budiman Manurung dianggap mampu melaksanakan tugas baru.

“Diakan (Budiman Manurung-red) saya anggap mampu melaksanakan tugas tersebut, dan kalau masalah jabatan antara Mandor I dan verifikasi di perusahaan itu sama levelnya, dan tugas verifikasi itu mengcroscek pekerjaan dilapangan semua Afdeling dan bagian Emplasmen,” tegasnya.

Dari kesimpulan konfirmasi dengan Manajer Kebun Bukit Lima, bahwa adanya masalah pencemaran nama baik salah satu Karyawan Pimpinan (APK) tidak ada berkaitan dengan mutasi Budiman Manurung yang santer pemberitaannya.

(Evaman Tel)

Baca :  Kaum Perempuan di Sidoarjo Memiliki Peluang Lebih di Pilkades Serentak 2020

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *