Edarkan Barang Haram Dua Anak Muda Pengangguran, Diamankan Satresnarkoba Polres Lumajang

 

LUMAJANG, Reportase INC –
Dua pemuda diantaranya inisial ‘AR’ (21) dan ‘SA’ (21) warga Kecamatan / Kabupaten Lumajang Jawa Timur, terpaksa berurusan dengan Satresnarkoba Polres Lumajang.

Mereka diduga kompak dengan tanpa keahlian dan kewenangan, sengaja mengedarkan sediaan farmasi dengan tidak memenuhi standard persyaratan keamanan, khasiat, mutu atau tanpa memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 sub pasal 196 UU RI no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Information dihimbau dari pihak kepolisian, ‘AR’ diamankan saat berada di sebuah warung kopi ( warkop ), di Jalan Argopuro Kecamatan / Kabupaten Lumajang, pada Minggu sore kemarin. Menyusul kemungkinan, ‘SA’ turut diamankan di kediamannya di Kelurahan Citrodiwangsan.

“AR terlebih dulu kami amankan saat berada di sebuah warung kopi. Saat itu kami dapati tengah bertransaksi atau edar pil warna putih logo Y. Pasca di geledah kami temukan barang bukti diantaranya sebuah tas warna coklat berisikan uang Rp. 50 ribu diduga hasil penjualan, berikut sebuah plastik klip besar berisi 24 (dua puluh empat) plastik klip kecil masing – masing berisikan 10 ( sepuluh ) butir pil warna putih logo Y (total jumlah keseluruhan 240 butir pil warna putih logo Y. Dan satu unit handphone,” ungkap Kasat Resnarkoba Polres Lumajang AKP Ernowo S.H, Selasa (12/10/2021).

Saat ditanyai petugas, ‘AR’ lantang mengaku jika barang yang berada ditangannya saat itu, adalah milik ‘SA’. Bergegas, petugas langsung bergerak ke lokasi dimana ‘SA’ berada kemudian turut diamankan.

“Saat kami amankan di kediamannya, dari ‘SA’ ini kami mendapati barang bukti diantaranya sebuah kotak HP warna abu abu kombinasi kuning berisikan 44 (empat puluh empat) buah plastik klip kosong, kemudian uang Rp.600.000 (enam ratus ribu rupiah) diduga uang hasil penjualan pil warna putih logo Y dan sebuah handphone,” imbuhnya.

Baca :  KPK Resmi Tetapkan Bupati Kudus Sebagai Tersangka Suap Jual Beli Jabatan

Saat ini kedua pemuda tersebut, tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Lumajang. Mereka terancam terjerat pasal 197 sub pasal 196 UU RI no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.( Fadila )

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *