Proyek Pavingsasi Dana BKD Didesa Sekargadung Kecamatan Dukun Diduga Untuk Ajang Korupsi

.

 

GRESIK, Reportase INC –   Lemahnya pengawasan pembangunan paving Blok di Desa Sekargadung RT/RW 08/02 Kelurahan Sekargadung Kecamatan Dukun, Proyek paving block yang bersumber dari ( BK belanja keuangan th 2021 ) disinyalir asal jadi.

Pasalnya,Pantauan awak median di lokasi di Desa Sekar gadung ,Kamis  ( 25/06/2021 ) menunjukan, hasil pemasangan paving block terlihat tidak maksimal dikarenakan banyak bagian yang  bergeser disinyalir menggunakan bahan campuran material dan  tidak sesuai dengan perencanaan .

Pemasangan paving block dengan volume 100 M Tentang lebarnya di gawe saak karepe dewe diperkirakan hanya menghabiskan Sekitar 60  juta rupiah, sehingga kuat dugaan ada bau Mark Up, pada proyek tersebut.

“Di samping anggarannya kemahalan (Mark up), kwalitas mutu pekerjaan mulai dari material serta pembangunannya pun dipertanyakan, jelas sekali bahwa pembangunan paving block yang berada di Desa Sekar gadung, kelurahan Sekargadung ini, kuat dugaan lebih diutamakan keuntungan dibanding kwalitasnya,” ungkap
Bapak persiden jokowi Widodo juga mengingatkan agar para kepala desa dan perangkat desa berhati-hati dalam melakukan perencanaan dan pengelolaan anggaran .

Saat awak media bersama media lain konfermasi bersama masarakat setempat didesa Sekargadung saya tidak tau mas, siapa pelaksananya dari pekerjaan paving tersebut cuma yang saya tau dananya dari BK,  saya juga sangat Kecewa kepada pihak pelaksana yang hanya dikerjakan asal-asalan”. Tutur  Sinden jaipong

Berdasarkan pantauan dilapangan, pengerjan Paving block tersebut, tak sesuai dengan ketentuan dan cara pemasangan paving block, dimana sebelum Paving Block dipasang terlebih dahulu di pastikan Struktur dari lahan yang hendak di Pasangi  dalam keadaan benar-benar padat.

Hal Ini bertujuan agar lahan yang telah dipasang Paving Block tidak Ambles. Selain itu, Paving Blocknya dan campuran pada castin juga diduga tak sesuai juknis.seharusnya memperhatikan syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti lapisan  tanah paling dasar harus diratakan terlebih dahulu. sehingga Mempunyai Profil dengan kemiringan sama dengan yang di perlukan, untuk kemiringan Drainage (Water Run Off) yaitu minimal 1,5 %. Subgrade atau lapisan tanah dasar tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan Spesifikasi Teknis yang di Butuhkan”. Ujarnya sinden jaipong. Kamis  (24/06/2021)

Baca :  Pengerasan Jalan Rabat Beton Di Desa Banjaranyar Kecamatan Baureno Diduga Sarat Penyimpangan

Dengan nada sangat Kecewa sinden jaipong menuturkan, kalo proyek ini dilintasi mobil kemungkinan di pastikan rusak parah dan hancur, karena paving yang digunakan tidak di uji lab.

Adalagi yang sangat miris lagi kepala desa saat di konfirmasi awak media malah bilang nya disuruh bertanya sama tokonya paving block apak kah seperti ini kok sak enake dewe kepala desa Sekargadung Sampai berita ini dinaikkan belum ada pihak yang bisa dimintai konfirmasi secara detil. (TIM/Red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *