FSPMI Probolinggo dan Garda Metal Dukung Progam FSPMI Jawa Timur

 

MOJOKERTO, Reportase INC – FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) Jawa Timur kembali menggelar LATSAR (Latihan Dasar) gabungan Garda Metal ke-10 di Obis Camp Jalan Raya Trawas Jatijejer Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, Minggu, (27/6/21).

Sebanyak 160 peserta dari dari berbagai wilayah Jawa Timur antusias mengikuti pendidikan yang di berikan panitia Latsar baik secara materi maupun permainan selama dua hari.

Garda Metal (Garmet) sendiri yang identik dengan pergerakan dan perlawanan adalah salah satu alat perjuangan organisasi FSPMI untuk melakukan aksi-aksi demontrasi dalam memperjuangkan hak-hak para buruh.

Mewakili DPW FSPMI Jawa Timur Dony mengatakan, “FSPMI berbeda dengan serikat-serikat yang lainnya, yang selalu menunjukkan perlawanan sudah sejak lama, sekarang ini hampir seluruh pergerakan buruh mulai meredup setelah adanya Omnibuslaw dan pasal-pasal turunannya, dengan adanya itu semua, tidak ada lagi jalan kecuali kita kobarkan kembali semangat dan menunjukkan perlawanan, yang kami lakukan bukan kebencian kita terhadap pemerintah atau negara, justru inilah kita mengingatkan kepada pemerintah kalau kita menjadi bagian fungsi kontrol”,

“Garda Metal juga selalu menjadi barisan terdepan dalam setiap pengawalan-pengawalan perjuangan terhadap buruh, garmet harus lebih kuat dan solid, resiko dalam perjuangan itu pasti ada”, kata Dony KC Surabaya

Lanjut Dony, memberikan motivasi kalau saya mengutip pribahasa kahlil gibran ada pohon yang tinggi sama rumput sedang berdebat, terus rumput bilang hai pohon besar ketika ada angin, gempa dan puting beliung kamu akan tumbang dulu, lalu pohon tinggi bilang kepada rumput itu memang resiko saya menjadi tumbuh besar, lalu menjawab si rumput kecil kalau ada gempa dan sunami saya pasti aman,

“Tapi rumput kecil hanya mengetahui sekelilingnya tidak akan pernah bisa melihat luasnya dunia, begitupun setiap organisasi yang mengambil langkah perjuangan itu adalah resiko dan kalau kawan-kawan hari ini masuk FSPMI garda metal berarti harus siap beresiko, harus bisa meluangkan waktu, tenaga, pikiran, materi bahkan loyalitas dan resolusi,

Baca :  Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Bertajuk Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri Bersama Hadapi Pandemi

RE : Rela (Masuk menjadi anggota Garda Metal atas dasar kerelaan hati tanpa paksaan)
SO : Solid (Satu komando, bertindak sesuai intruksi menjunjung tinggi kebersamaan dalam mewujudkan kesejahteraan buruh/ pekerja)
LU : Lugas (Mudah beradaptasi dalam medan juang, dan dalam berhadapan dengan anggota lainnya.)
SI : Sigap (Cepat tanggap & rela berkorban.)

Sementara itu Budi Asari Ketua Garmet Probolinggo mengharap, dengan adanya Latsar dan penambahan anggota garmet, bisa menambah semangat dalam mengawal aksi dan membela hak yang di kebiri terutama Omnibuslaw UU Ciptakerja yang sangat menyengsarakan kaum buruh”. ucapnya

Sebelum acara di tutup pembagian atribut dan sumpah anggota serta pembacaan do’a, dengan harapan semoga pejuang-pejuang yang baru bisa solid dan tetap satu komando menjunjung tinggi solidaritas dan kemanusian.
(Alex)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *