Memakan Korban Lagi, Jebakan Tikus Akibatkan Naas Warga Desa Gumantuk Kecamatan Maduran.

.

 

 

LAMONGAN, Reportase INC –
Jebakan tikus (sengatan aliran listrik) dari jenzet memakan kurban Prayit (65) warga RT. 01, RW. 02 desa Gumantuk kecamatan Maduran, hal ini terjadi Prayit membuat jebakan tikus disawahnya sendiri, lantara korban terpeleset dan terpelanting hingga mengenai kawat yang beraliran listrik tersebut.

Sekira jam 20.00 Wib, Rabu malam Prayit berpamitan kepada anaknya untuk pergi kesawah yang ada disebelah timur desa, dan kemungkinan lagi untuk melihat Jebakan tikus serta mengamankan tumbuhan padi dari hama tikus yang merajalela dikawasan kecamatan Maduran.

Asriyanto, S.P. Kades Gumantuk munuturkan kepada wartawan setelah dikonfirmasi dikediamannya . Sabtu (12/6).

“kalau sakit saya kurang paham !. ” Akan tetapi sering periksa, berobat dan konsultasi ke Bidan desa,” ,kemungkinan mempunyai penyakit tapi kecil, disamping itu usia korban tidak muda lagi.” Ucap Asriyanto.

Peristiwa tersebut yang pertama kali menemukan adalah anak dan ketua blok pertanian dan ditemukan sekitar jam 12 malam sampai jam 1 pagi, korban meninggalkan rumah sekitar jam 9 malam.

Padahal pemerintah desa sering memberikan himbauan kepada masyarakat terkait penggunaan setrum di sawah, “ya di karenakan belum ada jalan keluar terkait penanganan hama tikus, dan berbagai upaya dilakukan namun tidak berhasil.” Jelasnya.

Prayit (korban) didapati belum pulang, hingga membuat Sutaji (40) ketua blok beserta anaknya gelisah, dan mencarinya ke sawah lalu mengajak H. Ali Jafar tetangga sawah.

Sesampainya disawah menemukan sarung dan sandal korban berada di gubuk atau saung, kemudian dilanjutkan dengan mencari korban, sekitar 30 meter dari saung ditemukan korban dalam keadaan terlentang dengan posisi kepala ditimur, tangan kiri memegang senter, tangan kanan memegang kayu dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca :  Terjadi Longsor Di Simalungun, Akibatkan 50 rumah Rusak dan 4 Tertimbun.

Setelah Jajaran Polsek Maduran meninjau lokasi penemuan korban tersebut ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia, serta memakai celana warna hitam dan baju warna biru selain itu, mendapati luka terbakar pada punggung, telapak tangan sebelah kanan karena menyentuh kawat yang beraliran listrik dari jenszet merk DAIHO milik korban.

Dari hasil olah TKP penemuan mayat tersebut dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban dan memintakan Visume Et Repertum ke Puskesmas Maduran, dari hasilnya visume tidak ditemukannya luka bekas tanda tanda akibat penganiayaan.

(Ndik/Edgond/Red)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *