Gerebek Kampung Narkoba, Polisi: Kampung Ini Sudah Tidak Bisa Disentuh, Banyak Oknum yang Bekingi Mereka

SUMSEL,  Reportase INC – Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi mengatakan, kampung narkoba yang digerebek petugas gabungan sudah sulit untuk disentuh. Sebab, ada oknum-oknum yang membekinginya.

Lokasi kampung narkoba itu berada di Jalan M Kadir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, Sumatera Selatan.

Andi pun tak menyangkal bahwa lokasi itu merupakan sarang peredaran narkotika.

“Tangga Buntung ini kampung narkotika yang sudah tidak bisa disentuh. Banyak oknum yang membekingi mereka,” kata Andi, Minggu (11/4/2021), dikutip dari TribunSumsel.com.

Selain itu, akses jalan yang sulit juga menjadi kendala untuk dilakukan penggerebekan.

Tak hanya itu, anggota Jatanras Polda Sumsel yang pernah melakukan penangkapan di sana ditusuk oleh pelaku.

“Memang rumit sekali di lokasi. Dulu saja ada anggota Jatanras untuk menangkap pelaku kejahatan ditusuk. TKP, lorong-lorongnya itu sulit sekali kita gambar,” ujarnya.

Bahkan, kata Andi, saat dilakukan penggerebekan di sana, petugas sempat dihujani petasan oleh para pelaku.

Akibat lemparan petasan itu, lokasi penggerebekan dipenuhi asap hitam. Beberapa orang memanfaatkan kesempatan itu untuk kabur.

Kemudian ratusan petugas gabungan melakukan pengejaran para pengedar dan pemakai yang kabur.

“Petasan itu ditembakkan ke arah kami karena para pelaku hendak kabur,” ujarnya.

Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil menangkap 65 orang, yang terdiri dari 59 laki-laki dan enam perempuan, satu di antaranya istri bandar besar berinisial HJ.

Kata Andi, HJ diduga merupakan istri salah satu bandar besar di lokasi tersebut.

“HJ ini istri dari bandar besar, suaminya sudah kita tetapkan DPO,” jelasnya.

“Saat kami gerebek rumah HJ, sabu ini ditemukan di atas plafon rumah. Ada 1,5 kilogram,” lanjutnya.

Baca :  SMSI Lamongan Terbentuk, Berikan Wadah Media Siber Lamongan

Kata Andi, penangkapan 65 orang ini berlangsung di empat lokasi, yakni Lorong Manggis, Cek Latah, Lorong Segayam, dan Lorong Masjid yang masih berada di kawasan Jalan M Kadir.

Dari penggerebekan ini, selain menangkap 65 orang, turut juga diamankan barang bukti berupa sabu 1,5 kg, 8 buah senjata tajam, 42 petasan, 41 bong, dan 1 botol cuka para.

Kemudian, 5 timbangan digital, 2 HT, 33 ponsel, 1 unit decoder CCTV, 73 korek api, 109 buah pirek, dan 2 mobil CRV.

Sumber: Kompas.com
(Syam Hadi/Red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *