Kerusakan Jalan di Sumberagung Modo Kian Meluas

 

LAMONGAN, Reportase INC – Jalan poros desa Sumberagung Kecmatan Modo Kabupaten Lamongan Jawa Timur kian meningkat, pasalnya jalan poros desa yang menghubungkan kecamatan modo tersebut, sejak 2019 lalu mulai rusak dan hingga saat ini belum ada perbaikan.

Kerusakan jalan sepanjang 10 Km tersebut beberapa lokasi sebelumnya dengan kontruksi paving, lantaran tidak ada anggaran perawatan sejak adanya Covid – 19 kerusakan jalan kian meningkat.

Salah satu warga desa sumberagung yang berhasil di temui Mmcnews.id mengatakan jika kerusakan jalan poros desa tersebut sejak 2019 lalu, dari keseluruha jalan poroas desa tingkat kerusaknya sudah mencapai 80%.

“Aktifitas warga menjadi tidak lancar sejak jalan di desa ini rusak” katanya.

Kondisi teeprah saat musim hujan dan malam hari banyaknya lobang jalan serta kontruksi paving yang sudah kocar kacir kerap menyebabkan kecelakaan.

Selain itu jalan juga licin karena adanya lumpur yang keluar dari genangan air saat kendaraan besar lewat.

Padahal jalan ini merupakan jalan alternatif untuk menuju kecamatan modo.“Ucapnya 15/3/21.

Menurut warga parahnya kerusakan jalan poros desa tersebut, agar pemerintah daerah melalui dinas pekerjaan umum kabupaten lamongan, supaya bertindak cepat, untuk segera merehabilitasi jalan.

Sementara Sinto Sp, Kepala desa Sumberagung yang di dampingi Lucky Hendra Ermawan, Kasi pemerintahan, membenarkan jika jalan poros desa di wilayahnya kerusakanya kian parah,

“Panjangnya ruas jalan yang ada di desa sumberagung membutuhkan anggaran yang cukup besar, sementara PAD maupun Dana Desa belum mampu, untuk menekan tingkat kerusakn jalan”Ungkapnya.5/4/21.

Menurut Sinto panjang ruas jalan desa menuju modo kisaran 10 km, dengan kondisi parah, jika tidak di topang Pemerintah daerah untuk memprioritaskan infrastruktur jalan di wilayahnya kondisi jalan semakin memperihatinkan.

Baca :  Dengan GPS Desa Plosowahyu Patut Ditiru desa-desa Lain

“Berbagai upaya telah kami lakukan supaya ada perhatian dari pemerintah daerah, namun hingga saat ini kondisinya belum ada perubahan, ia berharap pemerintah daerah melalui dinas pekerjaan umum memperhatikan aspirasi pemerintah desa maupun warga kami”Ungkapnya.

Semua warga desa menginginkan percepatan pembangunan jalan di desa kami”Tegasnya.
(Edgond/Dani)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *