Selama tahun 2020, DPRD Sidoarjo Diduga Hanya Mampu Selesaikan 3 Perda Rutin

 

SIDOARJO, Reportase inc – Selama tahun 2020, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo diduga hanya mampu menyelesaikan tiga peraturan daerah (perda).
Deny Haryanto Wakil Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sidoarjo menjelaskan tiga perda tersebut merupakan perda rutin, yakni Perda Pertanggungjawaban APBD 2019, APBD Perubahan 2020 dan Perda APBD 2021.

“Tiga perda tersebut yang sudah selesai di paripurnakan,” Katanya saat dikonfirmasi, 22 Desember 2020.
Sejatinya, DPRD Kabupaten Sidoarjo sudah membahas beberapa Raperda yang saat ini masih dalam pembahasan panita khusus (pansus).
Diantaranya Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), raperda pengelolaan aset, raperda sistem pajak daerah online, dan perubahan status dan penambahan modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Delta Tirta.

“Raperda yang masih belum selesai di tahun ini akan dimasukan dalam propemperda tahun depan (2021), bersama dengan usulan perda lainnya,” ungkapnya.
Legislator PKS itu mengatakan minimnya penyelesaian perda ini akibat pandemi covid-19. Banyak agenda yang harus ditunda karena bencana non alam itu.
Pihaknya juga berharap di tahun 2021 semua pekerjaan rumah dari legislatif dapat terselesaikan semuanya.
“Semoga tahun depan dapat terselesaikan semuanya,” harapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Sidoarjo menargetkan 16 Raperda yang akan diselesaikan pada tahun 2020.
Namun, faktanya sampai saat ini, hanya mampu menyelesaikan 3 perda rutin yang memang wajib diselesaikan setiap tahun.

Sumber: Sidoarjoterkini.
(Bintang)

Baca :  Dilantik Jadi Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul Siap Jadi Anak Buah Khofifah

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *