Debat Publik Putaran Ke- 2, Paslon 1 Mendominasi

LAMONGAN, Reportase inc – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Lamongan menggelar debat publik putaran kedua bagi tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Lamongan dengan nomer urut 1 Suhandoyo – Astiti Suwarni, nomer urut 2 Yuhronur Efendi – Abdul Rouf (absen wakilnya karena terkonfirmasi Covid-19 dari haail Sawb) dan nomer urut 3 Kartika Hidayati – Sa’im, pada Jum’at (27/11/2020) malam.

Tema yang diambil pada debat publik tahap kedua kali ini adalah “Menyelesaikan Persoalan Daerah Dengan Mengoptimalkan Sumber Daya Alam Untuk Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat Lamongan”. Jalannya debat kandidat ini disiarkan langsung oleh stasiun Televisi Jtv dan disiarkan relay oleh Citra Tv dengan pembawa acara Rizqiani Putri.

Tujuan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Suhandoyo-Astiti Suwarni nantinya akan fokus melaksanakan pemerataan pembangunan ekonomi di Kabupaten Lamongan dengan menggarap sektor bidang pertanian, perdagangan, dan bidang jasa.

“Calon Wakil Bupati Lamongan Astiti Suwarni mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, perkembangan sektor pertanian 38 persen, perdagangan 28 persen, dan sektor jasa 21 persen. Tiga sektor ini harus mendapatkan penanganan prioritas. “Sektor-sektor ini prioritas penanganannya, agar secara kompak terjadi pemerataan ekonomi,” ujarnya dalam debat publik putaran kedua, Jumat malam.

Dikatakan, “Astried, sapaan akrab dari Astiti Suwarni, bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan masuk dalam 10 besar di Jawa Timur. Yaitu 13, 21 persen atau setara 158 ribu jiwa yang memiliki penghasilan Rp 380 ribu perbulan. Angka pengangguran sebanyak 22 ribu orang. Pengangguran lulusan SMA 93 ribu dan sarjana 47 ribu orang. “Jadi bukan mencari yang baik, tapi yang sudah berbuat yang terbaik untuk rakyatnya,” kata Astried.

“Paslon nomer urut 1 ini memiliki visi-misi mewujudkan masyarakat Lamongan yang sejahtera, berakhlak mulia, dan satu hati. Pasangan ini selalu terlihat kompak dalam setiap debat publik, mulai dari debat pertama hingga debat kedua selalu menunjukkan kekompakan,” kata Suhandoyo – Asried.

Baca :  Bupati dan Bawaslu Tuban Teken Pengawasan Netralitas ASN

Lebih lanjut, “Suhandoyo mengaku akan membangun ekonomi Kabupaten Lamongan. Pembangunan ekonomi bukan pertumbuhan ekonomi karena dengan pembangunan ekonomi yang belum ada menjadi ada, dan yang biasa menjadi luar biasa. “Disinilah pembangunan ekonomi dimaknai mengelola sumber daya alam bersama bersama.

Ditambahkan, Kabupaten Lamongan memiliki 1 pelabuhan nasional dan 1 pelabuhan skala internasional. Dengan kondisi ini, Suhandoyo-Astiti akan menjadikan Lamongan sebagai pusat pembangunan nasional,” tambahnnya. (Frans/Red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *