Gali Tanah Urugan Makam, Warga Temukan Arca Terakota

 

Lamongan, Reportase inc – Arca yang berukuran tinggi kurang lebih 13 cm dan lebar 5 cm ditemukan warga dusun Kauman desa Tawangrejo Kecamatan Turi Lamongan saat menggali tanah untuk urugan (peninggian) makam. Ditemukannya Arca tersebut cuma penggalian pada kedalaman tanah berkisar 15-20 centimeter. Arca Kecil tersebut ditemukan pada 22 Oktober lalu di lokasi tambak milik warga setempat.

Sebuah benda berupa Terakota (Arca Kecil) pada bagian kepala terakota yang berbahan tanah liat (artefak) itu terlihat seperti ada hiasan berupa mahkota. Temuan baru ini berupa terakota yang menyerupai sosok seorang perempuan sedang duduk bersimpuh dengan kedua tangan berada di atas paha. Namun, pada bagian bawah Arca terakota tersebut sudah agak rusak”, kata Masbukhin Kepala Desa Tawangrejo dikantor desa.

Selain itu, temuan Arca terakota ini, sejumlah temuan lainnya juga sebelumnya ditemukan warga di sekitar temuan awal dimana terakota ditemukan, seperti batu bata (bukan dijaman sekarang), pecahan gerabah, pecahan piring, keramik, uang koin yang dianggap oleh masyarakat barang kuno. Temuan semacam ini banyak dijumpai secara berserakan di sekitar area pertambakan dusun Kauman desa Tawangrejo.

Oleh Masbukhin diceritakan, sejak lama warga desa memang sering menemukan batu bata, gerabah dan uang kuno di sekitar wilayah tambak dan pemukiman warga. Konon menurut cerita turun temurun, kisah Masbukhin, temuan batu bata kuno tersebut membujur dari arah utara ke selatan dari dusun Getung, dusun Kauman, hingga Dusun Deyo.

“Warga, atas temuan figuran (Arca) terakota ini kemudian dilaporkan ke desa yang selanjutnya diteruskan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti dan Arca tersebut kini dititipkan di salah satu rumah warga dan disimpan baik-baik. ” ujar Masbukhin. Rabu (4/11).

Baca :  Gagal Jabat Lagi Masih Buat Mutasi, DPRD: Hey Bupatiā€¦! Kejiwaanmu Perlu Periksa Kembali

Dalam hal ini terkait temuan benda cagar budaya tersebut setelah mendapat laporan, direspon positif oleh pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, melalui Kabid Kebudayaan Mifta Alamuddin turun langsung ke lokasi bersama Tim BPCB Trowulan untuk menindaklanjuti temuan ini.

Disampaikan oleh Mifta Alamuddin, “kami lakukan kunjungan lapangan bersama dengan tim dari BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Jawa Timur untuk menindaklanjutinya.

Pihaknya juga telah melihat langsung bentuk asli temuan yang terbuat dari tanah liat tersebut. Selain itu, ujar Udin, pihaknya juga sudah melihat ke lokasi awal temuan benda cagar budaya tersebut yang berada di tengah sawah pertambakan. Dari hasil temuan awal tersebut kemudian kita laporkan secara resmi ke BPCB Jawa Timur sehingga tim langsung turun ke lokasi. (frans/Red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *