Proyek Pembangunan Drainase Desa Ngranggonanyar Kecamatan Kepohbaru Diduga Tidak Sesuai Spek

Bojonegoro, RIN – Proyek pembangunan fisik saluran air (drainase) lingkungan, yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2020, berlokasi di Dsn. Setro Desa Kranggonanyar Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro terlihat jelas tidak memenuhi standard kwalitas yang baik untuk pembangunan saluran air lingkungan pemukiman warga sekitar. Hal itu terpantau secara jelas oleh awak media ini pada Selasa 9 Juni 2020 dilokasi pelaksanaan pembangunan di Dusun Setro.

Pada pengerjaan proyek tersebut terlihat kejanggalan yang cukup signifikan pada material batu yang digunakan,yakni bukan batu belah/batu air, akan tetapi yang digunakan adalah batu kapur yang tidak layak dipakai untuk dipasang sebagai pembangunan saluran air.

Kemudian campuran adonan semen (luloh/jawa-red) yang diterapkan juga tidak sesuai dengan standard proyek. Pasir yang digunakan juga pasir urug dari bengawan solo dan bukan pasir yang biasa digunakan untuk campuran adonan semen.
Padahal bestek yang baik untuk pembangunan fisik Tembok Penahan Tanah (TPT) drainase adalah : -batu belah /batu kali,-Pasir besi,-semen Gresik,- dengan campuran : 1: 3 (1semen+ 3 pasir). Akan tetapi hal tersebut tidak berlaku pada pengerjaan proyek yang ditangani oleh perangkat (kasun) setro desa setempat yang bernama Tolib.
Yang pasti dari cara kerja seperti tersebut diatas jelas berdampak pada kualitas fisik bangunan.

Menurut keterangan salah satu warga pada saat ditemui oleh awak medoa ini mengatakan bahwa: ” semua itu karena mereka tidak faham bangunan”. Hal ini jelas terindikasi proyek tersebut dikerjakan asal jadi, dan tidak punya kekuatan yang maksimal. Kejanggalan inilah yang memicu kuat dugaan, bahwa Tim pelaksana (Timlak) terlalu banyak mengeruk keuntungan dari proyek tersebut, untuk memperkaya diri pribadi. Pada saat dikonfermasi kepala desa sedang tidak ada ditempat, kemudian ditemui dirumahnya menurut keterangan seorang perempuan yang berada dirumah kades tersebut mengatakan ” pak kades lagi keluar”. (Rozali/Edgond)

Baca :  Tinjau Pengerjaan Proyek JLS dan MPP, Wabup: Tanpa Kendala Namun Harus Tetap Diawasi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *