Konferensi Pers KPK Menetapkan Empat Kepala Dinas Kab Sidoarjo Yang Terlibat Kasus OTT

SIDOARJO – Reportase Indonesia News — Konferensi pers KPK prihal penangkapan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan sejumlah orang di Sidoarjo 7 Januari 2020 ,Wakil ketua KPK Alexander Marwata.

Marwata menyebutkan bahwa total 11 orang yang terjaring dan di amankan terkait kasus OTT tersebut. Selain Saiful Ilah, anak buahnya juga di Tangkap , kepala dinas perkerjaan umum, bina marga, sumber daya air, ( Sunarti Setyaningsih) Selanjutnya , penjabat pembuat komitmen pada dinas PU dan BMSDA pemkab Sidoarjo , ( Judi Tetrahastoto) Berikutnya adalah ( Sanadjihitu Sangadji) , kepala bagian unit layanan pengadaan, dari pihak swasta adalah , Antara lain , ( Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi).

Bupati Sidoarjo disebut menerima suap senilai total Rp 550.000.000 dari pihak swasta terkait proyek infrastruktur di kab Sidoarjo.Sebagian dari uang Rp 550.000.000 itu ditemukan dalam Operasi tangkap tangan terhadap Saiful di kantor nya, selasa ( 7/1/2020).

” KPK mengamankan Bupati Saiful dan ajudannya (Budiman), di kantor Bupati pada 18.24 wib. Dari tangan ajudan Bupati , kpk mengamankan Tas Ransel berisi uang Rp 350.000.000 dalam pecahan 100.000, pungkas Alex . Saiful sebelumnya juga telah menerima suap dari dua pihak swasta bernama Ibnu Ghopur  dan Totok Sumedi sebelum operasi tangkap tangan. ”

Ss (Sanadjihitu Sangadji) selaku Kabag ULP diduga menerima RP 300 juta pada akhir September . Sebanyak Rp 200 juta antaranya di berikan kepada Bupati Saiful pada Oktober 2019″ ujar Alex. Selain Saiful, kepada dinas perkerjaan umum , Bina marga , dan sumber daya air (Sunarti Setyaningsih) serta penjabat pembuat komitmen pada dinas PU dan BMSDA sidoarjo, (judi tetrahastoto, juga di duga menerima uang dari Ibnu dan Totok. Sunarti diduga menerima Rp 240 juta dan Judi di duga menerima Rp 200 juta Pada 3 Januari 2020 lalu.

Uang tersebut mereka trima sebelum terjaring OTT pada selasa .Ibnu dan totok menyerahkan uang setelah perusahaannya memenangkan sejumlah proyek infrastruktur di kab Sidoarjo . Setelah menerima termin pembayaran , IGR bersama TSM diduga memberikan sejumlah fee kepada beberapa pihak di pemerintahan kab sidoarjo. (insu/red)*

Baca :  Kepala Desa Penidon Plumpang Tuban Dilaporkan Warganya ke Kejari Tuban Terkait DD, ADD

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *