Pilkades Serentak Lamongan, Akhirnya terbentuk Satgas Anti Judi.

Lamongan – ReportaseindonesiaNews – Polres Lamongan berkomitmen untuk memberantas segala bentuk Perjudian di wilayah hukumnya, dan komitmen tersebut ditunjukkan Satgas Anti Judi Pilkades Serentak sekabupaten Lamongan, di Mapolres Lamongan, Senin ( 2/9/2019 ).

Apel Pembentukan Satgas Anti Judi Pilkades Serentak Kabupaten Lamongan, dihadiri Dandem 0812/Lamongan Letkol lnf Sidik Wiyono, S.H, M.Tr.Han, Wakapolres Kompol lmara Utama, SH, SIK, MH beserta kabag dan Kasat Polres Lamongan.
Dari Pemkab Lamongan, dihadiri Kesbangpol Sujito, SE dan kabag Pemdes Abdul Qowi. Sedangkan dari kejaksaan Negeri Lamongan ,di hadiri Kasi Datun lrfan.

” Satgas ini dilatar belakangi dari hasil rapat koordinasi 4 lnstansi dalam menghadapi Pilkades ( Pemilihan kepala Desa) Serentak 385 desa pada hari minggu tanggal 15 september 2019 nanti ” kata Kapolres AKPB Feby DP Hutagalung, S.l.K, M.H.

Feby Menyampaikan, saat memimpin Apel, pihaknya akan komitmen dalam memberantas Perjudian, Khususnya pada Pilkades serentak Nanti.
“Tim satgas Anti Judi Pilkades mulai bekerja mulai tanggal 14 sampai dengan tanggal 16 September Mendatang, “tuturnya “.

Menambahkan, pihaknya tidak akan main-main, karena pembentukan satgas tersebut bukan hanya formalitas belaka namun untuk tetap tegaknya hukum di kabupaten Lamongan.

“kami berharap hasil Pilkades Serentak nantinya bisa Fair seperti hanya Demokrasi pada Pemilu tahun 2019 kemarin, sehingga stabilitas keamanan dilamongan tetap terjaga, ” pungkasnya “.

Dalam kesempatan sebelumnya,Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung, Mengatakan, Pihaknya akan menindak Pelaku money Politik atau Politik uang pada Pilkades serentak Nanti.

” Ya Penanganan kasus money politik dalam Pilkades mendatang yang menangani Polres ” kata Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung, beberapa waktu lalu.

Terpisah, kepala Satuan Reserse Kriminal ( Kasat Reskrim) Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat Pada awak Media Menjelaskan, sesuai aturan,Money politik merupakan tindakan Pidana dan Pelaku dan Penerima terancam Hukuman.

Baca :  Ketua SMSI Lamongan Hadiri Tasyakuran Lounching Perdana Media Siber Roda Informasi

” Pemberi dan Penerima politik uang ( money politik) di dalam pilkades, akan kita jerat dengan Pasal 149 ayat (1) dan (2) ,dengan ancaman Penjara Sembilan bulan dan Denda paling besar empat ribu lima ratus rupiah, ” ungkap AKP Wahyu Norman Hidayat “.

Selain akan menindak tegas Pelaku money politik, Polres Lamongan juga akan melakukan berbagai upaya untuk mencegah adanya praktek Perjudian saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades) Serentak yang digelar 385 desa dikabupaten Lamongan Mendatang.

” sebagai Antisipasi adanya Perjudian saat Pilkades serentak ,mungkin kita akan membentuk Satgas.selain itu, kita juga melakukan berbagai upaya Preventif.” ungkapnya “.(Farid)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *