Proyek TPT Jaringan Irigasi Desa Kebalanpelang Diduga Tidak sesuai RAB.

.

Lamongan, Reportase inc –
Proyek pembangunan apapun yang dikerjakan seharusnya sesuai dengan apa yang tersirat dalam (RAB) dan pelaksanaanya
Sesuai Spesifikasi Teknis.
sehingga akan nampak bangunan yang bermutu dan berkuwalitas,hingga masyarakat
merasa diuntungkan.

Namun lain halnya pembangunan
Proyek pengerjaan TPT ( Tembok Penahan Tanah ) jaringan irigasi tingkat usaha tani dan jaringan irigasi desa (JITUT/JIDES ) yang sedang berlangsung didesa Kebalanpelang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan JawaTimur terkesan dikerjakan asal jadi, sehingga mutu bangunan diragukan.

Proyek TPT jaringan irigasi yang didanai anggaran ABPD – DID ,Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan kontraktor
CV. SINAR SABAR Alamat Dusun Bulak RT 02 /RW 07 Kecamatan Sugio Lamongan, sebagai pelaksana diduga sarat ketimpangan dan minimnya pengawasan hal ini bisa merugikan Negara.

Hasil investigasi awak media
dilapangan ditemukan beberapa
dugaan dalam pelaksanaan proyek tersebut antara lain :
Kedalam galian diragukan diperkirakan 30 cm.
Pasir yang digunakan berwarna kecoklatan tidak lazimnya digunakan batu pasang ,dan untuk campuran( spesi) ukuranya tidak standartnya diduga 1pc : 6 ps,begitu juga dengan ketebalan plesteranya sangat tipis diperkirakan 1cm.

Ironisnya dalam pemasangan batu untuk TPT nya hanya ditata sedemikian rupa baru diberikan apesi, sehingga terlihat banyak rongga atau celah batu yang tidak terisi spesi .
Hal yang dikuwatirkan bangunan TPT jaringan irigasi dimusim hujan tidak akan bertahan lama.

Saat untuk dikonfirmasi pelaksana dan mandor tidak berada di tempat hanya pekerja bangunan .
Salah satu kuli bangunan terkait hal yang di maksud ,mengatakan saya hanya kuli baru mas tidak tau menahu apa yang mas tanyakan,” jawabnya.

Yang menjadikan kejanggalan terkait proyek tersebut ,yang mana tertulis di papan nama
Rehab Jaringan irigasi (JITUT / JIDES ) namun fakta dilapangan
Itu pembangunan 0% bukan rehab karena tidak diketemukan bekas bangunan jaringan irigasi
terkait hal itu diduga salah penempatan atau pemalsuan data.

Baca :  Dua Peserta Seleksi Panwascam Gunungsitoli Idanoi Resmi melapor di Bawaslu Kota Gunungsitoli

Saat berita ini ditayangkan pihak pelaksana belum bisa dihubungi.(Frans/Red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *