Yuhronur Tancap Gas Bersilaturrahmi Ke Kediaman Su’uddin

 

Lamongan, Reportase inc – “Merakit kembali tulang berserakan”, barangkali kalimat ini cocok disematkan pada Yuhronur Efendi yang cerdas membaca situasi politik.

Sudah lama kedua tokoh dalam jajaran petinggi RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) Kabupaten Lamongan ini tidak bertemu, maklumlah karena beliau sedang sibuk dengan aktifitasnya masing-masing.

Siapakah kedua tokoh RAPI tersebut? Beliau adalah Bapak Yuhronur Efendi Penasihat RAPI yang akrab dipanggil Pak Yesbro Calon Bupati Lamongan yang diusung oleh beberapa partai politik, dan Bapak Muhammad Su’udin Ketua RAPI yang kemarin gagal sebagai Calon Wakil Bupati mendampingi Pak Suhandoyo lewat jalur independent atau perseorangan.

Keduanya adalah putra terbaik RAPI yang akan berjuang untuk masyarakat Lamongan, kedua tokoh ini adalah kebanggaan RAPI. Walaupun Pak Udin gagal tidak bisa terus karena faktor lain, tapi RAPI tetap bangga pada beliaunya sebab Pak Udin bisa menerima dengan legowo, itu menunjukkan jiwa kesatrianya. Selain itu Rapi juga masih punya stok satu lagi, kandidat yang satu ini punya pengalaman birokrasi yang sangat matang, beliau adalah Pak Yuhronur Efendi.

Sekitar jam 19.00 WIB, Pak Yuhronur Efendi didampingi KH. Abdul Rouf beserta rombongan tancap gas menuju kediaman Muhammad Suudin di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan dalam rangka silaturrahmi.

Pertemuan tersebut sangat singkat dan padat, yaitu Pak Yuhronur bertanya kabar kepada Pak Udin, kemudian bercanda dengan santai, lalu saling mendo’akan satu sama lain. Di dalam perbincanganya tidak ada yang membahas soal politik sama sekali, memang kehadiranya murni silaturrahmi.

Kehadiran Pak Yuhronur dan Pak Yai Rouf ke rumah Pak Udin ini adalah silaturrahmi biasa, yaitu dalam rangka untuk menyambung persaudaraan dan saling mendo’akanya, sesama orang Islam dan juga sesama teman pengurus RAPI Lamongan.

Baca :  Pemuda Muhammadiyah Datang Untuk Kemenangan Suhandoyo-Astiti

Tidak aneh bila beliau ini bertemu, sebab Pak Yuhronur dan Pak Udin sama-sama pengurus punya kewajiban yang sama untuk memikirkan masa depan RAPI.

Kata Pak Yuhronur, “Ayo kita adakan kumpul lagi seperti tahun kemarin, agar tidak hanya sekedar akbrab di udara saja, tapi juga harus akrab di darat, sebab dengan akrab di darat kita akan bisa mengetahui keberadaan anggota kita yang sebenarnya dilapangan, bila ada yang sakit dan yang lagi kesulitan kita bisa bahu-membahu untuk membantunya, itulah RAPI yang sebenarnya”. Tuturnya saat ditemui awak media di rumahnya Pak Suudin. Senin, (21/09/2020).

Hal senada disampaikan oleh Pak KH. Abdul Rouf, “Kedatangan kami disini bukan safari politik, tapi murni Silaturrahmi ke Pak Udin. Semoga Pak Udin sekeluarga diberi kesehatan dan kesabaran, diberi panjang umur, rizki yang banyak, keluarga sakinah mawadah warahmah, anak Sholih Sholihah dan barokah hidupnya agar bisa berjuang untuk umat dan masyarakat Lamongan tercinta”. Ungkap sang Kyai dengan nada yang santun dan berwibawa.

Suasana malam dengan di iringi semilirnya angin laut Pantura menambah gayengnya petemuan tersebut, seakan tak mau meninggalkan asyiknya obrolan itu.

Kehadiran Pak Yuhronur dan Pak KH. Abdul Rouf, disambut dengan rasa suka dan cita oleh Pak Udin beserta keluarga dan teman-teman terdekatnya, kata Pak Udin, panggilan akrabnya. “Terimakasih atas kehadhiran Pak Yuhronur dan Pak KH. Abdul Rouf beserta rombongan, kami sekeluarga tidak bisa menghormat sesuai harapan, bila ada kekurangan dan kehilafan, saya mewakili keluarga mohon maaf yang sebesar-besarnya. Selain itu bila ada yang tanya urusan pilihan politik, saya serahkan kepada individu masing-masing, adapun untuk sikap saya pribadi belum bisa menjawab saat ini, karena harus saya musyawarahkan terlebih dahulu dengan orang-orang terkait”. Terangnya.

Baca :  Relawan "YES BRO" Solid Menuju Kemenangan dan Kejayaan Lamongan

Salah satu tokoh Pantura Pak Trisnadi, atau yang biasa akrab dipanggil Abah Tris asal Brondong itu mengatakan, “Saya merasa senang sekali Pak YesBro menyempatkan waktu untuk bersilaturrahmi ke rumah Pak Udin ini, walaupun keduanya tidak membicarakan politik, tapi saya bisa membacanya kok, sebab politik itu tidak harus diucapkan dan di bicarakan, tergantung situasi dan kondisinya, tanda senyum dan diam itu juga politik”. Ujarnya, disambut tawa gelagar oleh sederet tamu yang hadir.

Dalam momen Sillaturrahmi tersebut, hadir pula Kyai M. Muzakkin (Gus Zakky Al-Sekanory) Pengasuh Pondok Pesantren Khusus Rehabilitasi Sakit Jiwa dan Narkoba “Dzikrussyifa’ Asma’ Berojomusti” yang beralamat di Jl. Sekanor, Sendangagung Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, menurutnya, “Saya termasuk bagian dari orang yang di tuakan di RAPI Lamongan ini, mohon kepada Pak Yuhronur agar RAPI ini diperhatikan. Sebab Lamongan sendiri yang belum punya kantor dan mobil inventaris RAPI, Kabupaten lain di Jawa Timur ini sudah punya semua, bahkan di anggarkanya setiap satu bulan sekali untuk biaya operasional kegiatan RAPI”. Harapnya.

Lanjut Gus Zakky, pria yang juga pengamat politik dan Ketua Umum JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, “RAPI Lamongan sudah saatnya bangkit kembali, setelah sekian lama tertidur nyenyak. Kegiatan sosial harus di tingkatkan seperti BANKOM (Bantuan Komunikasi) bila ada bencana alam, baik banjir, kebakaran hutan, kecelakaan, membesuk yang sakit dan lain-lain. Untuk kedepan Pak Yuhronur dan Pak Udin harus bisa jadi garda terdepan untuk memajukan RAPI Lamongan, agar bisa bersaing dengan Kabupaten lain, contohnya dengan memiliki antena RPU (Radio Pancar Ulang) yang bisa di handalkan pancarannya, mulai lokal di Jawa timur ini, Jawa tengah hingga Luar Pulau. Selain itu agar bermanfaat untuk para nelayan yang sedang melaut dipantura juga”. Imbuhnya. Demikian kata Gus Zakky, pria yang juga ketua pusat BPAN-RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) ini dalam mengakhiri pembicaraanya. (Kiki).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *