Enam Orang Terjaring OTT KPK Diterbangkan Ke Jakarta

Riau – Reportase Indonesia News – Enam orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya diterbangkan menuju Jakarta, Kamis (11/07/2019).

Ke enam orang tersebut adalah Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Edy Sofyan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kepri Abu Bakar, Budi Hartono Kabid Alat Tangkap DKP Kepri, Muhammad Shalihin Sopir Edi Sofian dan Aulia Rahman staf pada Kantor DKP. Mereka  diterbangkan melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang dengan menggunakan pesawat Lion Air ZT 0621 sekitar pukul 10.30 Wib.

Baca :  Pemerintah Izinkan Warga di Bawah 45 Tahun Kembali Bekerja
Baca :  Jelang Pilkada, Lamongan, Tuban, Jurnalis Senior Angkat Bicara

Ketua DPW NasDem Provinsi Kepulauan Riau itu tampak lesu saat digelandang penyidik KPK menuju Bandara RHF Tanjungpinang. Ia menutupi kepalanya dengan menggunakan jaket berwarna hitam.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan yang dikonfirmasi awak media ini menjelaskan bahwa KPK melakukan kegiatan penindakan sejak Rabu (10/07) siang di wilayah Kepulauan Riau.

“Sebelumnya kami mendapat informasi dari masyarakat akan terjadinya transaksi yang diduga diperuntukan pada Kepala Daerah di sana.”Kata Basaria ketika dikonfirmasi.

Setelah dilakukan operasi tangkap tangan, KPK membawa 6 orang tersebut ke Polres Tanjungpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diantaranya adalah unsur Kepala Daerah, Kepala Dinas di Bidang Kelautan, Kepala Bidang, dua orang staf dinas dan pihak swasta.

“Dalam kegiatan ini diamankan uang SGD6ribu yang diduga terkait dengan Izin lokasi rencana reklamasi di Prov. Kepri.”Kata Basaria Rabu malam

KPK menduga sebelumnya telah terjadi penerimaan lain, sebagaimana diatur dalam Hukum Acara Pidana, maka dalam waktu paling lama 24 jam ini tim akan melakukan kegiatan-kegiatan awal termasuk klarifikasi pada pihak yang diamankan. Status hukum perkara dan pihak-pihak yang diamankan akan disampaikan nanti sore melalui konferensi pers di KPK. (LR/Redaksi)*

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *